InternasionalPolitik

KETUM PWRI: Kepetusan Trump Melukai Dunia, Pemerintah Indonesia harus desak Trump agar mencabut keputusannya

JAKARTA, LDN – Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Suriyanto PD SH MKN mendesak Pemerintah Indonesia agar menentukan sikap tegas, terkait kebijakan sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

PWRI menilai, bahwa kebijakan tersebut tidak hanya melukai umat muslim sedunia, namun juga memicu ketegangan dan mengancam proses perdamaian di jalur Gaza dan Timur Tengah. Selain itu, kebijakan tidak beradab tersebut, melanggar Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Dalam Resolusi 478 yang dibuat DK PBB,  dimana Amerika Serikat menjadi anggotanya, tegas disebutkan bahwa Israel dilarang membuat undang undang, yang menyatakan perubahan status Yerusalem.

“ Ini bentuk pelanggaran berat yang dilakukan Donald Trump. Padahal Presiden pendahulunya tidak melakukan hal tersebut. Perubahan status tersebut telah melanggar hukum internasional. Untuk itu, kami minta Pemerintah Indonesia bersikap tegas, terkait Yerusalem. Apalagi, Presiden Jokowi sendiri mengatakan, bahwa Indonesia bersama rakyat Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaannya,” kata Suriyanto PD, Ketua Umum PWRI, Sabtu, 09/12/2017.

Terkait pernyataan Trump yang memicu kemarahan dunia tersebut, sudah jelas bahwa Amerika Serikat telah nyata berpihak kepada Israel.

Dikatakan Suriyanto, Indonesia dan Palestina, memiliki hubungan sejarah panjang. Dan komitmen Indonesia jelas, memperjuangkan masa depan dengan berperan aktif mendorong perdamaian Israel – Palestina.

“ Apa yang diperjuangkan bangsa bangsa di dunia ini, telah dirusak oleh Trump.

Pemerintah Indonesia harus meminta klarifikasi pernyataan Trump tersebut, terkait kebijakan politik luar negerinya yang mengancam stabilitas politik di Timur Tengah dan masa depan perdamaian Israel – Palestina,” ujar kandidat Doktor Ilmu Hukum ini.

Pemerintah, lanjut Suriyanto, harus menggalang dukungan berbagai negara, maupun negara negara di kawasan Timur Tengah, untuk mendesak Trump agar mencabut keputusannya tersebut.

Jika perlu,  pemerintah harus berani memberi tekanan politik terhadap Amerika Serikat dengan memutuskan hubungan diplomatik, atau membekukan sementara segala bentuk kerjasama dengan Amerika Serikat, seperti freeport, maupun kerjasama strategis lainnya.(**)

Reverensi berita dilansir dari: inovasi.web.id

 

Rahmat Budianto

Lahir Kota Depok 14-03-1972 aktif menjadi jurnalis sejak 2004 dibeberapa media mingguan Nasional Wakil pemimpin redaksi di media online Kepala perwakilan Sumatera Selatan, Redaktur pelaksana di Trans online, Pendiri Media online lokal Literasidepoknews.com Sampai saat ini aktif menjadi jurnalis Organisasi ; Ketua DPC PWRI kota Depok Pendiri dan AnggotaTAGANA Dinsos kota Depok THN 2006-2015 Relawan Indonesia FKPM(Polmas) Lemdiklat Secapa Polri 2006 Pengurus PPM kecamatan Beji THN 2006-2011 Olahraga ; Pencak silat , sepak bola dll

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: